Jakarta - Sebagai bentuk kepedulian kepada insan
sepakbola yang sedang terkena musibah, suatu laga amal akan digelar di
dua kota. Charity Game 2016 pun diberi tajuk "Untuk Solidaritas".
Beberapa
pemain dan pelatih saat ini sedang berjuang untuk memulihkan diri dari
cedera atau penyakit. Malang buat mereka, klub yang mereka dulu kini
sudah lepas tangan, atau mereka kini sudah tak mempunyai klub.
Alvin
Tuasalamony, Abdul Rahman Lestaluhu, M. Nasuha, merupakan tiga
pesepakbola yang sedang berjuang untuk memulihkan diri dari cedera.
Sementara eks pelatih Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta, Sofyan Hadi,
saat ini sedang berjuang melawan penyakit kanker tulang.
Untuk
membantu biaya pengobatan mereka, akan diadakan laga amal di Stadion
Manahan, Solo, Kamis (4/2/2016) hari ini. Dua hari berselang, laga yang
sama akan digelar di stadion Maguwoharjo.
Sebanyak 34 pemain
terlibat di laga amal ini. Dua orang pelatih dan asisten pelatih juga
ambil bagian dalam Charity Game di tahun ini.
"Ini aksi para
bintang. Mereka yang tampil di Charity Game kali ini adalah
bintang-bintang sepakbola Indonesia yang peduli kepada sesama dan punya
semangat solidaritas serta kesetiakawanan sosial yang tinggi," kata
ketua panitia penyelenggara laga amal, Yon Moeis, dalam rilis yang
diterima detikSport.
Penggawa Arema Cronus, Samsul Arif, mengungkapkan apa yang menjadi dasar keikut sertaannya di Charity Game 2016.
"Kami
hadir di sini untuk menyemangati Alfin, Abdul Rahman, Nasuha agar tetap
semangat di tengah cedera yang dialami serta mendoakan untuk kesembuhan
Sofyan Hadi yang sakit kanker tulang," kata Samsul.
Mantan
pebulutangkis, Hariyanto Arbi, juga menunjukkan dukungannya dengan
menyokong aparel yang dibutuhkan selama dua pertandingan. Eks pemain
tunggal putra itu memang mempunyai usaha perlengkapan olahraga, utamanya
untuk olahraga tepok bulu.
"Sebagai sesama atlet, kami harus saling bantu. Senang bisa ambil bagian di Charity Game," kata Hariyanto.
Daftar pemain di laga Charity Game 2016:
Garuda Merah
Aditya
Harlan (Barito), Choirul Uda (Persela), Hasyim Kipuw (Arema), Purwaka
Yudhi (Arema), Ahmad Maulana (PSM), Taufik Kasrun (Persela), AlFarizie
(Arema ), Hendro Siswanto (Arema), Dendi Santoso (Arema), Rudi Widodo
(Persebaya), Eka Ramdani (Semen Padang), Ramdani Lestaluhu (Persija),
Siswanto (Persebaya), Dinan Javier(Mitra Kukar), Yogi Rahardian (Mitra
Kukar), Samsul Arif (Arema), Sunarto (Arema)
Pelatih: Daniel Rukito
Asisten: Agung Setyabudi
Garuda Putih
Andritany
(Persija), Vava Mario Zagala (Persija), Yanto Basna (Mitra Kukar),
Gunawan Dwi Cahyo (Persija), Toni Sucipto (Persib), Feri Ariawan
(Persebaya), Rizki Pellu (Mitra Kukar), Arif Suyono (Arema), Anindito
(Mitra Kukar), Slamet Nurcahyo (Persebaya), M. Riduan (Singapura), Ellie
Aiboy (Semen Padang), Nur Iskandar (Semen Padang), Rahmat Affandi
(Mitra Kukar), Gede Sukadana (Arema), Ferryanto (Persis Solo), Dedi
Cahyono (Persis Solo).
Pelatih: Isman Jasulmei
Asisten: Widiantoro